Jinggle Bells
Siapa yang tak kenal lagu “Jinggle Bells” ? Sepertinya semua orang
Kristen tahu, bahkan orang non Kristen pun sering mendengar lagu ini di musim
Natal. Tetapi, tahukah anda bahwa sebenarnya “Jinggle Bells” bukanlah lagu
Natal?
Awalnya lagu ini ditulis oleh James Lord Pieroont sebagai lagu
“kebangsaan” pada pertandingan kebut-kebutan antara kereta luncur ( sleigh ride
) yang hanya diadakan pada musim dingin karena salju yang menjadi sarana umtuk
kereta luncur turun di musim salju.
Namun seiring berjalannya waktu, entah kenapa lagu ini kemudian dikenal
sebagai lagu Natal. Pada 8 Desember 2008, saat upacara pohon terang di Brooklyn
, New York, Kantor Berita AP ( Associated Press ) meaporkan bahwa “Jinggle
Bells” dinyanyikan dalam 12 bahasa ( Inggris, Jerman, Portugis, Rumania,
Mandarin, Korea, Spanyol, Jepang dan Denmark ). Sampai sekarang lagu tersebut masih
dinyanyikan pada saat perayaan Natal.
Kita tidak tahu akan menjadi apa hari esok. Yang pasti, yang kita
lakukan saat ini akan mempunyai peranan dalam sejarah di bumi ini, besar atau
kecil. James Pierpont pasti tidak menduga lagunya akan melegenda seperti
sekarang.
No comments:
Post a Comment